Mentari pagi Senin, 2 Februari 2026, menyapa lapangan SMAN 3 Bukittinggi ketika derap langkah para siswa kelas X, XI, dan XII berpadu dalam barisan yang rapi. Upacara bendera pun digelar, menjadi rutinitas sakral yang menanamkan disiplin serta cinta tanah air.
Upacara pagi itu dilaksanakan oleh OSIS, MPK, Pasukan Pengibar Bendera, serta Pramuka. Kegiatan diawali oleh Nadiva Salabila, disusul pengaturan barisan yang dipimpin oleh komandan upacara dari ekstrakurikuler Pramuka. Dengan langkah tertib, pembina upacara memasuki lapangan, dipandu oleh Reyfal dan Ibnu Nabil Al Rusdi.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kesiswaan SMAN 3 Bukittinggi, Bapak Hendra Kariman, memimpin jalannya upacara. Sang Merah Putih perlahan naik ke angkasa, dikibarkan oleh Pasukan Pengibar Bendera dari ekstrakurikuler Pasusbra, diiringi hening cipta yang menyelimuti lapangan dalam suasana khidmat.
Nilai-nilai luhur bangsa kembali digaungkan melalui pembacaan Pancasila oleh pembina upacara, diikuti seluruh peserta. Selanjutnya, Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan oleh Raesha Aulia, serta Ikrar Pelajar Indonesia oleh Fakhira Annisa, menjadi pengingat akan tanggung jawab generasi muda.
Dalam amanatnya, Bapak Hendra Kariman menyampaikan apresiasi kepada petugas upacara dan menegaskan pentingnya kedisiplinan sebagai bekal masa depan. Ia mengingatkan bahwa ketegasan aturan bukanlah sekadar batasan, melainkan jalan pembentuk karakter menuju kesuksesan.
Menjelang bulan suci Ramadan, kegiatan sekolah akan berlangsung sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menegaskan komitmen sekolah dalam menegakkan peraturan, kegiatan keagamaan, serta pembinaan karakter siswa. Selain itu, diumumkan kewajiban bagi siswa kelas X untuk mengikuti silek tradisi dua kali dalam sebulan, serta kabar baik berupa bantuan renovasi gedung sekolah.
Upacara ditutup dengan alunan lagu nasional dan Mars SMAN 3 Bukittinggi yang dibawakan paduan suara OISB. Doa dipanjatkan oleh Hanif Ibnu Salim, sebelum pemimpin upacara menutup kegiatan. Barisan pun dibubarkan dengan tertib, meninggalkan lapangan dengan langkah pasti dan semangat yang tetap menyala. (Nurfaizah Putri.B)