SMAN 3 Bukittinggi menerima kunjungan dari Bawaslu dan Satlantas kota Bukittinggi, serta PT. Jasa Raharja. Kunjungan ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada siswa, terkait peran para pemilih pemula dalam pengawasan pemilu partisipatif, dan pentingnya memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas. Kegiatan diikuti oleh perwakilan siswa kelas XI yang sudah berumur 17 tahun.
Acara dibuka dengan pendidikan demokrasi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kota Bukittinggi. Dalam kata sambutannya, Ibu Kurnia Mira Lestari, S.Si. menyampaikan harapan beliau, bahwa dengan mengikuti sosialisasi ini siswa dapat menjadi pemilih yang cerdas saat masa Pemilu nanti.
Acara dipandu oleh Dini Oktavia, S.Ei. selaku staf sekretariat, turut hadir juga koordinator sekretariat ibu Leni Marlina, A.Md. dan ibu Eri Vatria, S.AG, MH. selaku koordinator divisi hukum, pencegahan, partisipasi masyarakat, dan hubungan antar lembaga Bawaslu kota Bukittinggi, beserta para staf sekretariat.
Ibu Eri menjelaskan tujuan diselenggarakannya pendidikan demokrasi ini adalah untuk menyiapkan para pemberi suara untuk menghadapi masa Pemilu.
Beliau menyampaikan bahwa banyak hal yang akan terjadi menjelang berlangsungnya Pemilu, maka dari itu tugas rakyat adalah sebagai pengawas yang bersinergi dengan Bawaslu dalam menjaga keadilan selama pemilihan umum. Dikarenakan pemilih pemula memiliki jumlah yang signifikan untuk memberikan suara, Ibu Eri menegaskan bahwa golput bisa berdampak besar pada masa depan bangsa.
âSatu suara kurang, itu akan menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan," ujar beliau.
Beliau menjelaskan pentingnya politik yang tidak pernah lepas dari kehidupan sehari hari, maka dari itu masyarakat diharapkan bijak dalam memilih, karena pilihan rakyat akan menentukan masa depan negara. Anak muda bertindak sebagai agen perubahan, generasi pengontrol, generasi tangguh yang tidak mudah diintimidasi, sehingga dapat ikut serta sebagai pengawas pemilu partisipatif.
Di akhir acara pihak Bawaslu mengadakan game unik dan menarik seputar pemilu yang memancing antusiasme para siswa.
Selesai bermain game para siswa yang menang mendapatkan hadiah yang langsung diserahkan oleh ketua Bawaslu kota Bukittinggi Bapak Ruzi Haryadi, S.Ag., M.A. Acara ditutup oleh Bapak Ruzi dengan ucapan terima kasih atas waktu yang telah diberikan. Sebagai penutup, Bawaslu kota Bukittinggi memberikan sertifikat tanda penghargaan kepada SMAN 3 Bukittinggi.
Acara dilanjutkan dengan sosialisasi dari Satlantas kota Bukittinggi, yang memberikan pemahaman terkait tertib berlalu lintas di jalan raya. Bapak Sefri Naldo, S.H. sebagai narasumber memaparkan bahwa banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi melibatkan anak di usia sekolah. Beliau menegaskan bagi para siswa untuk berhati-hati dalam berkendara, dan mengikuti aturan yang berlaku.
"Disiplin di jalan raya sama dengan disiplin di sekolah, di jalan raya ada aturan yang harus dipatuhi," ujar beliau.
Bapak Sefri menyayangkan perilaku para pengguna kendaraan yang sering melanggar aturan, hal ini selalu meningkat tiap tahunnya, dan merupakan pemicu utama terjadinya kecelakaan.
Beliau juga memaparkan data di mana ada tiga orang meninggal dunia setiap jam akibat kecelakaan, yang mengindikasikan tingginya angka kecelakaan. Maka dari itu beliau sangat mengimbau masyarakat untuk taat dalam mengikuti peraturan lalu lintas yang ada.
Sejalan dengan sosialisasi tentang keamanan berkendara, Jasa Raharja juga ikut serta memberikan informasi bermanfaat untuk keselamatan pengendara. Jasa Raharja adalah BUMN yang bertugas memberikan perlindungan dasar, berupa santunan sosial bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Jasa Raharja hadir untuk dapat membantu korban maupun keluarga dalam perekonomian pasca kecelakaan, karena angka korban kecelakaan paling tinggi adalah pada usia produktif. Jasa Raharja juga turut mengimbau kita agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Setelah sesi sosialisasi, Satlantas kota Bukittinggi dan Jasa Raharja memberikan hadiah kepada siswa yang berpartisipasi aktif selama acara berlangsung.